Senin, 16 April 2018

PAS GENAP XI


Diantara hal-hal berikut yang tidak memengaruhi lingkungan hidup adalah…
Undang-undang RI No.4 Tahun 1982 berisi      tentang….
Membajak lahan sesuai dengan garis kontur sehingga perakaran dapat menahan tanah merupakan usaha pencegahan erosi dengan metode…
kepanjangan dari AMDAL adalah…
Sejenis gas yang dapat memecah ozon terurai kembali yang mengakibatkan menipisnya bahkan menyebabkan lubang pada lapisan ozon adalah…
Sumber daya alam hayati dapat di manfaatkan sebagai sumber sandang, misalnya…
Di antara pernyataan-pernyataan berikut yang sesuai dengan pengerttian teori antroposentris adalah….
Penanaman lahan pertanian sesuai dengan garis kontur sehingga perakaran dapat menahan tanah merupakan usaha pencegahan erosi dengan metode…
Unsure lingkungan yang memberi daya dukung kelangsungan kehidupan di muka bumi adalah…
Untuk mencapai pembangunan berkelanjutan, maka pembangunan yang dilaksanakan harus berprinsip pada…
 Masuknya limbah hasil kegiatan manusia ke dalam suatu wilayah tertentu sehingga kualitas lingkungan wilayah tersebut berubah tidak sesuai lagi dengan peruntukannya di sebut…
 Pembangunan nasional Indonesia saat ini masih bertumpu pada sector pertanian hal ini di sebabkan karena….
 Kualitas air secara kimiawi dapat diamati        melalui …...
 Di antara hal-hal berikut yang tidak memengaruhi lingkungan hidup adalah…
 Jenis sampah seperti sampah rumah tangga, pasar, pertokoan, jalan, pabrik, rumah sakit, peternakan, pertanian, dan konstruksi disebut limbah…
  Metode pencegahan erosi dengan cara crop rotation dilakukan dengan cara….
 Biosfer adalah lapisan kehidupan yang terdapat dalam geosfer, lapisan kehidupan tersebut terdiri dari kelompok besar yaitu…
  Jenis pohon yang terdapat di hutan musim adalah
  Penyebaran hewan di karenakan tidak cocoknya kondisi daerah yang ditempati disebabkan…
  Salah satu cara untuk menanggulangi pertumbuhan penduduk yang semakin pesat yaitu….
  Angka ketergantungan (dependency ratio) pada dasarnya mencerminkan….
 Menghitug semua penduduk yang berada pada suatu daerah sensus saat di lakukan perhitungan penduduk. Cara seperti ini dapat di golongkan kepada sensus…
  Sawah Lunto dan Ombilin merupakan penghasil…
  Wilayah laut yang merupakan zona berkumpulnya ikan adalah…
  Berikut ini campur tangan manusia dalam mengubah lingkungan biotic, kecuali…
  Salah satu usaha perlindungan untuk kelestarian tanah pada lahan miring adalah…
  Jenis sampah yang mudah terurai adalah…
  Kenaikan suhu di atmosfer yang disebabkan oleh penyerapan gelombang panas disebut…
  Salah satu usaha melestarikan hutan adalah…
 Daerah yang menjadi tempat tumbuh hutan mangrove adalah…

 masalah-masalah yang di hadapi oleh Negara berkembang!
 akibat-akibat kerusakan hutan!
 pengaruh lapisan ozon kepada kehidupan manusia!
 hal-hal yang perlu di perhatikan di dalam pelaksanaan pembangunan yang berwawasan lingkungan!
 Sebutkan sasaran yang akan di capai dalam pembangunan lingkungan hidup!






PAS GENAP 10


  Lapisan kerak bumi di dominasi oleh senyawa oksida, kecuali….
 Batu breksi, konglomerat, dan batu pasir merupakan contoh – contoh dari….
  Diantara hal – hal berikut yang paling berpotensi menyebabkan gempa berskala besar adalah…
  Pergeseran lempeng tektonik termasuk tenaga….
  Pembentukan pegunungan dikenal dengan istilah proses…
 Gejala alam di bawah ini yang terjadi akibat tenaga endogen adalah…
 Gerak turunnya suatu daratan sehingga permukaan air laut mengalami kenaikan
atau garis pantai bergeser ke arah daratan disebut….
 Aktivitas vulkanisme magma yang dapat mencapai permukaan bumi adalah…
 Daerah yang dulunya rata dengan daerah sekitarnya kini terlihat lebih tinggi karena terangkat oleh tenaga endogen. Daerah seperti itu disebut.
 Magma yang kluar melalui lubang memanjang disebut…
 Erupsi atau letusan gunung api yang menyebabkan ledakan hebat akibat tekanan gas magmatic yang sangat kuat dan biasanya menyemburkan matrial vulkanik yang bersifat padat cair adalah…
Gunung api semeru dan Kelud di Jawa Timur merupakan contoh gunung api berbentuk
Di antara hal-hal berikut ini, yang merupakan tanda- tanda pasca vulkanik adalah…
 Fungsi ozon dalam lapisan atmosfer adalah…
 Lapisan atmosfer yang memiliki pengaruh sangat besar terhadap kehidupan di bumi adalah…
Hujan yang terjadi akibat massa uap air terhalang oleh pegunungan dan di paksa naik oleh angin disebut hujan…
 Ketika siang hari terjadi proses penguapan di daerah pantai. Proses ini disebut…
 Proses pelepasan uap air dari tumbuh-tumbuhan melalui stomata atau mulut daun di sebut…
Berdasarkan debit airnya sungai-sungai besar yang terdapat di Sumatra dan Kalimantan termasuk sungai…
Pola aliran sungai yang mirip akar atau cabang – cabang tanaman dab biasanya terdapat di daerah yang batu-batuanya homogen dengan lereng-lereng yang terjal adalah…
 Danau kecil yang bersifat temporer yang terdapat di daerah batuan kapur adalah danau…
 Danau yang terjadi akibat meander sungai yang terputus disebut danau…
 Perbandingan uap air yang terkandung dalam setiap unit massa udara di sebut kelembaban
 Factor-faktor berikut ini adalah yang memengaruhi kecepatan angin, kecuali…
 Angin yang bertiup pada bulan April – Oktober dari Australia ke Asia dan bersifat kering, uap air sedikit dan panas sehingga terjadi musim kemarau adalah angin…
  Alat yang digunakan untuk mengukur kecepatan arah dan kecepatan angin adalah…
 Dalam istilah meteorology penyebaran udara panas secara berputar-putar disebut…
 Unsure gas yang merusak lapisan ozon dan memengaruhi perubahan iklim global adalah…
 Sungai dapat dijadikan alat transportasi terutama di pulau…
 Ilmu yang memelajari keadaan air laut disebut
   macam-macam bentuk patahan sebagai akibat gerak orogenesa 
  lima macam pengaruh positif vulkanisme bagi kehidupan manusia 
    gejala-gejala pasca vulkanik 
  usaha-usaha yang di lakukan untuk menjaga kesuburan tanah 
  dengan gambar apakah yang dimaksud siklus panjang 


Rabu, 21 Februari 2018

pas


  Matahari dan planet Bumi merupakanbagian dari galaksi Bimasakti. Menurut terbentuknya, galaksi Bimasakti masuk kategori galaksi ….
  Menurut teori Nebula, Tata Surya terbentuk karena ….

 Planet Yupiter merupakan bagian dari system Tata Surya yang memiliki karakteristik tertentu. Salah satu karakteristik planet Yupiter adalah ….
 Indonesia terletak di 6° LU-11° LS dan 95° BT-141° BT, diapit Benua Asia dan Benua Australia, serta Samudra Pasifik dan Samudra Hindia.
        Konsep geografi yang berkaitan dengan fenomena    tersebut adalah …
Banyak kendaraan di jalan raya menyebabkan kemacetan di kota-kota besar pada jam-jam sibuk. Fenomena tersebut dapat dikaji dengan prinsip geografi, yaitu prinsip ….
Contoh pemanfaatan angin darat dan angin laut oleh nelayan untuk pergi melaut dapat dikaitkan dengan aspek ….
  Di daerah daratan rendah dikembangkan banyak kegiatan pertanian sawah irigasi.
Analisis pendekatan keruangan yang sesuai untuk mengkaji fenomena di atas adalah ….
 Contoh fenomena geosfer akibat gerakan divergen adalah terbentuknya ….
  Berikut merupakan lempeng-lempeng tektonik di Bumi.
1.       Lempeng Afrika
2.       Lempeng Australia
3.       Lempeng India
4.       Lempeng Pasifik
Lempeng EurasiaPergerakan lempeng yang   memicu meletusnya gunung api di Indonesia ditunjukkan oleh angka ….
 scan1.jpgPerubahan batuan B menjadi batuan C pada gambar di atas disebabkan oleh factor ….

   Sebagian besar air hujan yang jatuh di permukaan datar lebih mudah terserap tanah dibandingkan dengan tanah yang permukaannya miring. Fakta tersebut menunjukkan bahwa infiltrasi dipengaruhi oleh ….
.Pola aliran sungai radial sentripetal terdapat di daerah ….
  Arus laut panas dapat memberikan dampak positif dalam kegiatan perdagangan internasional. Hal tersebut disebabkan  oleh ….
    Pada zaman es permukaan laut di Bumi mengalami kenaikan hingga memisahkan wilayah Indonesia bagian barat dari daratan Asia. Kondisi ini menyebabkan fauna di Indonesia bagian barat tidak dapat berpindah ke daratan Asia dan sebaliknya. Factor yang memengaruhi persebaran fauna sesuai kondisi tersebut adalah ….
    Perhatikan pernyataan berikut!
1.       Menyebabkan sifat batuan menjadi cair,    liat, dan plastis
2.       Gerak naiknya suatu daratan sehingga seolsh-olsh permukaan air laut naik
3.       Terbentuknya patahan dan lipatan
4.       Terbentuknya pegunungan Bukit Barisan di Sumatra
5.       Terjadi penurunan, akibatnya permukaan laut seolah-olah naik
       Bukti pergerakan lempeng tektonik pada daerah sempit dalam waktu yang relative singkat terdapat pada angka ….
   Perhatikan gejala gunung api berikut!
1.       Intrusi magma
2.       Ekstrusi magma
3.       Erupsi eksplosif
4.       Munculnya geyser
5.       Terbentuknya kaldera
       Gejala pascavulkanisme ditunjukkan oleh nomor ….
.    Perhatikan keterangan berikut!
1.       Tercium bau khas laut
2.       Surutnya air laut
3.       Banyak ikan laut terdampar di pantai
4.       Terjadi gempa vulkanik
5.       Terdengar suara gemuruh                              Tanda-tanda terjadinya tsunami ditunjukkan oleh nomor ….

 Horizon A terdapat lapisan tanah humus sangat subur. Terbentuknya tanah humus dipengaruhi oleh

  Perhatikan kondisi suatu tempat berikut!
1.       Memiliki suhu udara 26° C
2.       Berada pada ketinggian 0 – 650 m
3.       Panjang waktu siang dan  malam  sama Berdasarkan  klasifikasi Junghuhn, daerah di atas cocok untuk budidaya tanaman ….

            .   
scan2.jpg

    

         Pada musim hujan fenomena curah hujan tinggi, sering terjadi di wilayah Indonesia   bagian ….

    Proses kondensasi dan presipitasi pada gambar siklus hidrologi ditunjukkan oleh huruf....
           scan10.jpg

  Rawa mangrove terdapat di beberapa kawasan pantai Indonesia. Secara ekologis tubuh perairan ini dapat dimanfaatkan untuk ….

  Persebaran biom di Nusa Tenggara Timur dipengaruhi curah hujan rendah dan penguapan tinggi. Jenis flora yang tersebar pada biom Nusa Tenggara adalah ….
   Jenis fauna sebagai berikut.
1.       Zebra
2.       Kuda nil
3.       Cheetah
4.       Cendrawasih
5.       Anaconda
Fauna yang hidup di kawasan Etiopis ditunjukkan oleh nomor ….

   Perhatikan tabel berikut!
Umur
Jumlah Penduduk (jiwa)
0 – 14
150
15 - 64
    300

65
15

Berdasarkan tabel di atas, rasio beban tanggungan nya adalah ….

   Di suatu wilayah terdapat penduduk dewasa lebih banyak dibandingkan dengan penduduk muda dan tua. Dampak yang ditimbulkan adalah ….
.Saat Gunung Merapi meletus, warga Kaliurang diimbau pemerintah untuk pindah menuju daerah yang lebih aman agar terhindar dari luapan banjir lahar dingin. Mobilitas yang dilakukan warga Kaliurang disebut ….
    Perhatikan jenis sumber daya alam berikut !
1.       Kedelai
2.       Ketela
3.          Jahe
4.          Kapas
5.          Jeruk
Jenis sumber daya alam nabati sebagai sumber bahan pangan ditunjukkan nomor ….
    Perhatikan pernyataan berikut!
1.          Sumber daya tambahan dominan di Indonesia
2.          Tenaga kerja tersebar
3.          Jalur transportasi menuju lokasi sumber daya alam sulit dijangkau
4.          Teknologi modern pengelolaan sumber daya alam masih mahal
5.          Kualitas tenaga ahli dalam pengelolaan  sumber daya alam  masih rendah                  
Factor penghambat dalam pemanfaatan sumber daya alam terdapat pada angka ….
.Penurunan kualitas DAS ditandai kejadian banjir saat musim hujan dan kekeringan saat musim kemarau. Upaya paling efektif untuk mencegah fenomena penurunan kualitas DAS tersebut adalah

.Pemerintah membuat gerakan One Man One Tree terutama di daerah perkotaan. Setiap individu disarankan menanam pohon di lahan mereka untuk menciptakan lingkungan hijau. Lingkungan hijau di daerah perkotaan bermanfaat untuk ….

   scan13.jpg           
Daerah yang diberi tanda X seperti pada gambar di atas adalah cagar alam ….
A.
33.    Manfaat kegiatan pembangunan Negara sebagai berikut.
1.          Menciptakan proyek padat karya
2.          Memperluas permukiman
3.       Meningkatkan kegiatan industry
4.       Memajukan bidang transportasi dan komunikasi
5.       Meningkatkan pembangunan infrastruktur di perkotaan
Manfaat kegiatan pertambangan dalam pembangunan Negara ditunjukkan oleh nomor

    Manfaat citra pada bidang kebencanaan adalah ….
  Perhatikan cirri-ciri berikut!
Rona      : gelap
Bentuk   : kumpulan persegi panjang
Pola        : memanjang mengikuti jalur jalan utama
Kenampakan permukaan Bumi seperti cirri-ciri di atas adalah ….
. Untuk menentukan arah pengembangan permukiman diperlukan peta ….
. Sebuah peta akan diperbesar dua kali. Jika skala awal peta 1 : 50.000, setelah diperbesar skalanya menjadi …
   Jenis-jenis peta sebagai berikut.
1.       Peta Tinggi Gelombang
2.       Peta Arus Laut
3.       Peta Bentuk Garis Laut
4.       Peta Tutupan Lahan pantai
Jenis peta tematik di atas dapat dimanfaatkan untuk menentukan ….
          scan16.jpg
               Industry yang cocok dikembangkan di wilayah 1 adalah

  Perhatikan peta kontur berikut!
                  scan12.jpg                                                                               Ketinggian titik B peta kontur di atas adalah ….


Rabu, 20 Desember 2017

materi kelas XII semester 2

Bab1
1.Menganalisis pola persebaran, spasial, hubungan, serta interaksi spasial antara desa dan kota.
1. STRUKTUR SPASIAL DESA
Letak desa dan kondiisi alam sekitarnya akan menentukan pola keruangan dan sisim
Perhubungan. Struktur spasial desa dipengaruhi oleh factor alam dan faktor social.
Faktor alam yang mempengaruhi pola keruangan dan sistim perhubungan, antara
lain iklim, tanah, topografi, tata air dan sumber daya alam Faktor social meliputi
tingkat ekonomi, mutu pendidikan dan adat istiadat serta kebudayaan.
2. UNSUR-UNSUR DESA
a. Daerah
b. Penduduk
c. Tata kehidupan
3. KLASIFIKASI DESA
Desa dapat diklasifikasikan berdasarkan potensi, perkembangan dan keegiatan
masyarakatnya.
a. Berdasarkan potensinya
Wilayah pedesaan dibagi menjadi 3 kelompok :
1. Berpotensi Tinggi
Menempati lahan pertanian yang subur dan topografi yang datar atau agak
miring, dilengkapi fasilitas irigaasi tekhnis. Mempunyai kemampuan
untuk berkembang lebih lanjut.
2. Berpotensi Sedang
Lahan pertanian agak subur,relief tidak rata, fasilitas irigasi tekhnis dan sebagian semi tekhnis. Iklim mendukung untuk kegiatan pertanian. Masih mempunyai kemampuan untuk berkembang.
3. Berpotensi Rendah
Lahan pertanian tidak subur dengan relief berbukit. Sumber air sulit, kegiatan pertanian bergantung pada curah hujan. Wilayah ini sulit untuk dikembangkan.
b. Berdasarkan perkembangannya.
1. Desa tradisional.
Disebut juga pra desa. Mrpkn tipe desa pada masyarakat suku terasing.
Kehidupan masyarakatnya masih bergantung pada alam. Penduduknya
cennderung tertutup, kurang komunikasi dengan daerah lain.
2. Desa Swadaya
Penduduk masih jarang, terikat oleh kebiasaan adat., mempunyai lembaga yang masih sederhana, tk pendidikan masyarakaaat rendah,produktivitas tanah rendah, kegiatan penduduk dipengaruhi keadaan alam. Daerahnya pegunungan atau perbukitan.
3. Desa Swakarya
Adalah desa yang tingkat perkembangannya sudah lebih maju.
4. Desa Swasembada
c. Berdasar kegiatan masyarakatnya
1. Desa agraris
2. Desa industri
3. Desa nelayan.
4. FUNGSI DESA
Menurut Bintarto, fungsi desa dapat dilihat dari berbagai sudut pandang , yaitu :
a. Dalam hubungannya dengan kota.
Desa merupakan hinterland atau daerah dukung berfungsi sebagai penyedia bahan makanan pokok.
b. Dari sudut potensi ekonomi
Berfungsi sebagai lumbung bahan mentah
c. Dari segi kegiatan kerja.(occupation)
Desa merupalan desa agraris, manufaktur, desa industri, desanelayan dsb.
5. STRUKTUR RUANG DESA
Umumnya terdiri dari pemukiman, jalan-jalan desa, daerah persawahan dengan
irigasinya dsb
Ada 3 pola persebaran desa dalam hubungannya dengan bentang alamnya, sbb :
a. Pola Terpusat (nucleated agricultural village community type)
Pemukiman desa saling menggerombol/ mengelompok, jarak lahan pertanian
jauh dari pemukiman penduduk.
b. Pola tersebar (open country or trade center community type)
Pemukiman penduduk menyebar di darah pertaniannya. Antara perumahan
yang satu dengan yang lain dihubungkan dengan jalur lalu lintas untuk
kepentingan perdagangan
c. Pola memanjang (line village community type)
Pemukiman berupa deretan memanjang dikanan kiri jalan atau sungai.
Bentuk-bentuk desa secara sederhana adalah sbb :
1. Bentuk desa menyusur sepanjang pantai
2. Bentuk desa terpusat
3. Bentuk desa linier didataran rendah
4. Bentuk desa mengeilingi fasilita tertentu
Pola Keruangan desa
Pola keruangan desa menurut Bintarto :
a. Memanjang jalan d. Memanjang pantai sejajar dg
jalan kereta api


2.Menganalisis kaitan antara konsep wilayah dan pewilayahan dengan perencanaan pembangunan wilayah
Pengembangan Wilayah Konsep Wilayah dan Pusat Pertumbuhan
Dalam Undang-Undang Nomor 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang, wilayah adalah ruang yang merupakan kesatuan geografis beserta segenap unsur yang terkait kepadanya yang batas dan sistemnya ditentukan berdasarkan aspek administratif dan atau aspek fungsional. Menurut Rustiadi, dkk. (2006) wilayah dapat didefinisikan sebagai unit geografis dengan batas-batas spesifik tertentu dimana komponen-komponen wilayah tersebut satu sama lain saling berinteraksi secara fungsional. Sehingga batasan wilayah tidaklah selalu bersifat fisik dan pasti tetapi seringkali bersifat dinamis.

Komponen-komponen wilayah mencakup komponen biofisik alam, sumberdaya buatan (infrastruktur), manusia serta bentuk- bentuk kelembagaan. Dengan demikian istilah wilayah menekankan interaksi antar manusia dengan sumberdaya-sumberdaya lainnya yang ada di dalam suatu batasan unit geografis tertentu. Konsep wilayah yang paling klasik mengenai tipologi wilayah, mengklasifikasikan konsep wilayah ke dalam tiga kategori, yaitu (1) wilayah homogeny (uniform/homogenous region); (2) wilayah nodal (nodal region); dan (3) wilayah perencanaan (planning region atau programming region). Sejalan dengan klasifikasi tersebut, (Glason, 1974 dalam Tarigan, 2005) berdasarkan fase kemajuan perekonomian mengklasifikasikan region/wilayah menjadi 3, yaitu sebagai berikut.

1. Fase pertama yaitu wilayah formal yang berkenaan dengan keseragaman / homogenitas. Wilayah formal adalah suatu wilayah geografik yang seragam menurut kriteria tertentu, seperti keadaan fisik geografi, ekonomi, sosial dan politik.
2. Fase kedua yaitu wilayah fungsional yang berkenaan dengan koherensi dan interdependensi fungsional, saling hubungan antar bagian-bagian dalam wilayah tersebut. Kadang juga disebut wilayah nodal atau polarized region dan terdiri dari satuan-satuan yang heterogen, seperti desa-kota yang secara fungsional saling berkaitan.
3. Fase ketiga yaitu wilayah perencanaan yang memperlihatkan koherensi atau kesatuan keputusan-keputusan ekonomi.

Menurut Saefulhakim, dkk (2002) wilayah adalah satu kesatuan unit geografis yang antar bagiannya mempunyai keterkaitan secara fungsional. Wilayah berasal dari bahasa Arab “wālā-yuwālī-wilāyah” yang mengandung arti dasar “saling tolong menolong, saling berdekatan baik secara geometris maupun similarity”. Contohnya: antara supply dan demand, hulu-hilir. Oleh karena itu, yang dimaksud dengan pewilayahan (penyusunan wilayah) adalah pendelegasian unit geografis berdasarkan kedekatan, kemiripan, atau intensitas hubungan fungsional (tolong menolong, bantu membantu, lindung melindungi) antara bagian yang satu dengan bagian yang lainnya.

Wilayah Pengembangan adalah pewilayahan untuk tujuan pengembangan / pembangunan / development. Tujuan-tujuan pembangunan terkait dengan lima kata kunci, yaitu (1) pertumbuhan; (2) penguatan keterkaitan; (3) keberimbangan; (4) kemandirian; dan (5) keberlanjutan. Sedangkan konsep wilayah perencanaan adalah wilayah yang dibatasi berdasarkan kenyataan sifat-sifat tertentu pada wilayah tersebut yang bisa bersifat alamiah maupun non alamiah yang sedemikian rupa sehingga perlu direncanakan dalam kesatuan wilayah perencanaan.

Pembangunan merupakan upaya yang sistematik dan berkesinambungan untuk menciptakan keadaan yang dapat menyediakan berbagai alternatif yang sah bagi pencapaian aspirasi setiap warga yang paling humanistik.

Sedangkan menurut Anwar (2005), pembangunan wilayah dilakukan untuk mencapai tujuan pembangunan wilayah yang mencakup aspek-aspek pertumbuhan, pemerataan dan keberlanjutan yang berdimensi lokasi dalam ruang dan berkaitan dengan aspek sosial ekonomi wilayah. Pengertian pembangunan dalam sejarah dan strateginya telah mengalami evolusi perubahan, mulai dari strategi pembangunan yang menekankan kepada pertumbuhan ekonomi, kemudian pertumbuhan dan kesempatan kerja, pertumbuhan dan pemerataan, penekanan kepada kebutuhan dasar (basic need approach), pertumbuhan dan lingkungan hidup, dan pembangunan yang berkelanjutan (suistainable development).

Pendekatan yang diterapkan dalam pengembangan wilayah di Indonesia sangat beragam karena dipengaruhi oleh perkembangan teori dan model ekonomi berkelanjutan melalui penyebaran penduduk lebih rasional, meningkatkan kesempatan kerja dan produktifitas (Mercado, 2002).

Menurut Direktorat Pengembangan Kawasan Strategis, Ditjen Penataan Ruang, Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah (2002) prinsip-prinsip dasar dalam pengembangan wilayah adalah sebagai berikut.

1. Sebagai growth center, pengembangan wilayah tidak hanya bersifat internal wilayah, namun harus diperhatikan sebaran atau pengaruh (spred effect) pertumbuhan yang dapat ditimbulkan bagi wilayah sekitarnya, bahkan secara nasional.
2. Pengembangan wilayah memerlukan upaya kerjasama pengembangan antar daerah dan menjadi persyaratan utama bagi keberhasilan pengembangan wilayah.
3. Pola pengembangan wilayah bersifat integral yang merupakan integrasi dari daerah-daerah yang tercakup dalam wilayah melalui pendekatan kesetaraan.

Dalam pengembangan wilayah, mekanisme pasar harus juga menjadi prasyarat bagi perencanaan pengembangan kawasan. Dalam pemetaan strategic development region, satu wilayah pengembangan diharapkan mempunyai unsur-unsur strategis antara lain berupa sumberdaya alam, sumberdaya manusia dan infrastruktur yang saling berkaitan dan melengkapi sehingga dapat dikembangkan secara optimal dengan memperhatikan sifat sinergisme di antaranya (Direktorat Pengembangan Wilayah dan Transmigrasi, 2003).

3.Menganalisis wilayah dan pewilayahan negara maju dan berkembang
:
A. Klasifikasi dan Ciri-ciri Negara Maju dan Negara Berkembang
                Istilah negara maju dan negara berkembang dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa tidak semua negara memiliki tingkat kemajuan yang sama. Sebagian negara mengalami perkembangan yang pesat dalam pembangunannya, sementara sebagian lainnya relatif lambat.
                Pendapatan perkapita/Produk Domestik Bruto (PDB) atau Gross National Product (GNP) merupakan indikator terpenting dalam mengukur tingkat kesejahteraan rakyat suatu negara. Sebuah negara dikatakan makmur apabila rakyatnya memiliki pendapatan perkapita yang tinggi. Pendapatan per kapita didapatkan dari hasil pembagian pendapatan nasional suatu negara dengan jumlah penduduk negara tersebut. Semakin tinggi pendapatan per kapita suatu negara, maka makin makmur negara tersebut.
Berikut ini adalah daftar 10 negara dengan pendapatan per kapita terbesar di dunia.
(sumber http://serba-sepuluh.blogspot.com/2012/03/10-negara-dengan-pendapatan-per-kapita.html)
  1. Qatar (US$93.400)
  2. Luxemburg (US$ 84.829)
  3. Singapura (US$59.936)
  4. Norwegia (US$53.376)
  5. Brunei Darussalam (US$49.517)
  6. Hongkong (US$49.342)
  7. Uni Emirat Arab (US$48.597)
  8. Amerika Serikat (US$48.147)
  9. Swiss (US$43.508)
  10. Belanda (US$42.330)
                World Bank membuat sistem klasifikasi negara berkembang dan negara maju dengan membagi 125 negara berpenduduk lebih dari satu juta orang (> 1.000.000 orang) ke dalam empat kategori sesuai dengan tingkat pendapatan per kapita. Klasifikasi itu adalah sebagai berikut.
1. Negara-negara berpendapatan rendah (low income) dengan GNP per kapita US$765 atau lebih rendah.
2. Negara-negara berpendapatan menengah rendah (lower middle income) dengan GNP per kapita    US$766 – 3.035.
3. Negara-negara berpendapatan menengah tinggi (upper middle income) dengan GNP per kapita   US$3.036 – 9.385.
4. Negara-negara berpendapatan tinggi (high income) dengan GNP per kapita US$9.386 atau lebih.
Kategori pertama sampai ketiga merupakan negara-negara Dunia Ketiga atau negara-negara berkembang.
Negara-negara anggota OECD (Organization for Economic Cooperation and Development) atau Organisasi Kerja Sama Ekonomi yang terdiri atas 24 negara termasuk dalam kategori keempat dan negara itu dikategorikan sebagai negara maju. Selain itu, terdapat pula negara-negara yang memiliki pendapatan tinggi namun tidak dikategorikan sebagai negara maju seperti negara Hongkong, Kuwait, Israel, Singapura, dan Uni Emirat Arab, karena masih memiliki struktur perekonomian sama dengan negara berkembang.
Negara-negara maju antara lain sebagai berikut.
1. Negara maju Anggota Uni Eropa: Austria, Belgia, Denmark, Finlandia, Perancis, Jerman, Yunani,            Irlandia, Italia, Luxemburg, Belanda, Portugal, Spanyol, Swedia, dan Inggris.
2.  Negara maju nonUE: Andorra, Islandia, Liechtenstein, Monako, Norwegia, San Marino,Swiss, dan      Vatikan.
3.  Negara Maju bukan Eropa: Australia, Kanada, Korea Selatan, Hong Kong, Israel, Jepang, Selandia        Baru, Singapura, Taiwan, Amerika Serikat
Negara-negara yang sedang berkembang pada umumnya berada di Benua Afrika, Asia, dan Amerika Latin (Amerika Selatan dan Amerika Tengah). Berikut beberapa negara yang tergolong dalam negara berkembang.
1.  Negara Asia, seperti Indonesia, Kamboja, Pakistan, India, Iran, dan Yaman.
2.  Negara Afrika, seperti Kenya, Afrika Selatan, Nigeria, Tunisia, Ghana, dan Maroko.
3.  Negara Amerika Latin, seperti Brasil, Bilivia, Chili, Argentina, Kuba, dan Meksiko.
Berikut klasifikasi dan ciri-ciri negara berkembang.
1. Klasifikasi negara berkembang
Sistem klasifikasi PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) yang membagi negara berkembang menjadi 3 golongan, yaitu negara paling terbelakang (cleust develope), negara berkembang (develope country), dan negara kaya pengekspor minyak dan anggota OPEC.
Sistem klasifikasi juga disusun oleh OECD. Organisasi tersebut merupakan kelompok negara-negara industri paling maju di dunia. OECD membagi Dunia Ketiga (termasuk yang bukan atau belum menjadi anggota PBB) menjadi 4 golongan, yaitu negara berpenghasilan rendah dengan pendapatan nasional kurang dari US$600, negara berpenghasilan menengah, negara industri baru, dan negara industri paling baru atau NICSs (Newly Industrilizing Countries).
2. Ciri-Ciri Negara Berkembang
Negara berkembang mempunyai perbedaan fisik, demografi, historis, dan kebudayaan. Namun ada persamaan di bidang ekonomi dan sosial yang merupakan ciri keterbelakangan.
Berikut ini lima komponen utama perbedaan di antara negara berkembang.
    a. Ukuran dan tingkat pendapatan
Faktor penentu (determinan) besar kecilnya potensi ekonomi suatu negara adalah luas wilayah, jumlah penduduk, dan tingkat pendapatan per kapita nasional suatu negara. Di antara 144 negara berkembang anggota PBB, 95 negara di antaranya berpenduduk kurang dari 15.000.000 jiwa dan 83 negara berpenduduk kurang dari 5.000.000 jiwa. Jumlah penduduk yang besar bisa menjadi modal pembangunan, bila kualitas penduduknya tinggi. Namun, jika kualitas penduduknya rendah akan menjadi beban pembangunan.
    b. Latar belakang sejarah dan kolonial
        Sebagian besar negara-negara Asia dan Afrika pernah dijajah oleh kekuatan kolonial Eropa Barat,     struktur perekonomian, pendidikan, dan lembaga-lembaga sosial negara-negara jajahan dibentuk sesuai              dengan keinginan negara penjajah. Dengan kata lain, kekuatan-kekuatan kolonial Eropa telah         meninggalkan dampak abadi yang sangat dramatis terhadap struktur perekonomian dan politik/kelembagaan pada bekas negara jajahan.
    c. Sumber daya fisik (alam) dan manusia
        Sebagian besar potensi pertumbuhan ekonomi suatu negara dipengaruhi oleh sumber daya fisik (alam),      seperti tanah, mineral, dan bahan mentah lainnya serta sumber daya manusia, baik kuantitas (jumlah)                 maupun kualitas (mutu). Negara yang potensi sumber daya alamnya banyak seperti di kawasan Teluk      Persia merupakan negara penghasil minyak yang perekonomiannya mampu tumbuh dengan cepat.                Sebaliknya, negara-negara yang hanya memiliki sedikit sumber daya alam, bahan baku dan mineral,        tanah yang kurang subur akan mengalami kesulitan dalam meningkatkan pertumbuhan      perekonomiannya, seperti  Chad, Haiti, dan Bangladesh.
    d. Peranan Sektor Pemerintah dan Swasta
        Sebagian besar negara-negara di Dunia Ketiga (negara-negara berkembang) masih menganut sistem             ekonomi campuran, yaitu berperannya sektor pemerintah dan swasta dalam  menggunakan sumber        daya alam bagi kesejahteraan penduduknya. Peran dua sektor tersebut dan peranannya masing-masing            ditentukan oleh keadaan atau situasi historis dan politis. Pada umumnya peran sektor swasta di negara-   negara Amerika Latin dan Asia Tenggara lebih besar dibandingkan dengan di Asia Selatan dan Afrika.
    e. Struktur ekonomi
        Sebagian besar negara-negara berkembang merupakan negara agraris. Hasil pertanian digunakan untuk       memenuhi kebutuhan konsumsi sendiri dan komersial. Pada tahun 1970-an dan tahun 1980-an        beberapa negara di Asia, seperti Taiwan, Hong Kong, Korea Selatan, dan Singapura mempercepat              pertumbuhan sektor industri sehingga dalam waktu singkat menjadi negara industri baru. India          meskipun sektor industri terbesar di Dunia Ketiga, tetapi karena jumlah penduduknya demikian besar    maka belum mampu menjadi negara dengan pertumbuhan tinggi.
Menurut G.M. Meiir dan R.E. Baidwin dalam bukunya Economic Development Theory History and Policy, mengatakan bahwa ciri-ciri dari negara berkembang adalah sebagai berikut.
a. Belum memanfaatkan sumber daya alam yang dimilikinya secara optimal, dan masih menggantungkan             pada bantuan negara yang lebih maju. Hal ini dikarenakan masih terbatasnya sumber daya manusia dan          penguasaan teknologi.
b. Penduduknya masih terbelakang, maksudnya sebagian besar masih hidup di bawah garis kemiskinan dan       juga angka melek hurufnya masih sedikit.
c. Kekurangan modal dalam melakukan pembangunan negaranya, sering melakukan hutang luar negeri                guna menutup kekurangan modal ini.
d. Mempunyai orientasi pada perdagangan luar negeri, hal ini dimaksudkan untuk menambah devisa negara      tersebut.
e. Sebagai produsen barang-barang primer, maksudnya adalah barang-barang yang masih mentah seperti:         kayu gelondongan yang baru ditebang, belum dibuat bahan jadi ataupun setengah jadi (alat-alat         pertukangan, meubel).
f. Mempunyai masalah dengan pertumbuhan penduduk yang pesat, namun tidak diimbangi dengan      peningkatan fasilitas untuk kehidupan yang layak (fasilitas kesehatan, pendidikan, jaminan sosial,      lapangan pekerjaan, dan sebagainya).
Menurut Todaro (1983), karakteristik umum negara-negara berkembang adalah sebagai berikut.
a. Tingkat kehidupan yang rendah.
b. Tingkat produktivitas yang rendah.
c.   Tingkat pertumbuhan penduduk dan beban kebergantungan yang tinggi.
d. Tingkat pengangguran yang tinggi.
e. Tingkat kebergantungan terhadap produksi pertanian dan ekspor produksi primer yang tinggi.
f.   Tingkat kekuasaan secara ekonomi dan politik yang rendah.
g. Tingkat kebergantungan terhadap negara maju yang tinggi.

Secara umum dapat disimpulkan bahwa ciri-ciri negara berkembang dapat diidentifikasi sebagai berikut.
a.   Pendapatan per kapita penduduk rendah.
b.   Masih berada pada tahap pembangunan.
c.   Kurangnya tenaga terampil dan ahli.
d.   Belum memadainya sarana dan infrastruktur.
e.   Penghasilan pegawai yang rendah.
f.   Rendahnya kualitas ilmu pengetahuan dan teknologi.
g.   Keadaan kuantitas dan kulitas makanan rendah.
h.  Tingkat pendidikan yang rendah.
i.    Penduduknya lebih banyak bekerja pada sector pertanian dari pada industri.
j.   Sistem pertanian yang diusahakan menelan biaya yang banyak dari sumber daya manusia, padahal    dengan tenaga yang lebih sedikit dapat dihasilkan produk yang sama besarnya.
k.  Luas tanah garapan rata-rata kecil, teknologinya tradisional dan hasil panen per hektar sedikit.
l.    Kelebihan penduduk di pedesaan maupun di kota membawa akibat yang merugikan terutama            mengganggu kesehatan penduduk.
m. Umumnya berada pada daerah tropika.
n.  Rata-rata usia hidupnya lebih rendah dan presentasi buta hurufnya lebih tinggi.
o.  Ekonomi ekspornya bergantung pada produk primer dari hasil pertanian sampai pertambangan dan sering hanya satu atau dua produk yang menghasilkan mayoritas pendapatan ekspornya.
p.  Jumlah penduduk banyak dengan tingkat kelahiran yang tinggi.
q.  Umumnya merupakan bekas negara jajahan.

B. Tahapan Perkembangan Negara Maju dan Negara Berkembang
                Tahapan perkembangan negara menurut Walt Whitman Rostow, seorang ekonom dari Amerika Serikat, dalam bukunya yang berjudul Stages of Economic Growth (Tahapan-Tahapan Pertumbuhan Ekonomi) terbagi menjadi lima tahapan dan ciri-ciri sebagai berikut.
1.   Tahap masyarakat tradisional (traditional society stage), memiliki ciri sebagai berikut.
     a. Kondisi masyarakat yang belum produktif.
b. Cara berproduksi dan pola perekonomian yang dijalankan masih tradisional.
c. Sistem dan pola kerja yang telah ada masih bersifat tradisi/turun temurun.
d. Perekonomian dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sendiri (belum berorientasi pasar) .
 f.  Mata pencaharian masyarakat di sektor pertanian.
2.   Tahap prakondisi lepas landas (precondition for take off stage) memiliki ciri sebagai berikut.
a.  Terjadi perubahan pola kerja dan sistem di segala bidang, baik sosial, ekonomi, budaya, dan politiknya.
b.  Sudah mengenal dan menggunakan teknologi untuk lebih produktif dan efisien.
c.  Sudah muncul kesadaran menabung yang lebih produktif di lembaga-lembaga keuangan.
d.  Kegiatan perekonomian terus bergerak ke arah kemajuan.
3.   Tahap lepas landas (take off stage) memiliki ciri sebagai berikut.
a.  Semakin berkembangnya usaha-usaha produksi.
b.  Terciptanya berbagai pembaruan yang lebih produktif dan efisien di segala bidang.
c.  Sektor produksi merupakan sektor dominan yang memacu pertumbuhan ekonomi serta.
d.  Semakin meningkatnya pendapatan perkapita dan pendapatan nasional.
4.   Tahap gerak menuju kematangan (drive for maturity stage) memiliki ciri sebagai berikut.
a. Sektor ekonomi mengalami pertumbuhan yang terus menerus.
b. Penggunaan teknologi modern pada masyarakat semakin meluas.
c. Semakin mantapnya struktur ekonomi negara.
d. Negara mampu menginestasikan pendapatan nasionalnya serta.
e. Industri modern semakin berkembang, terutama industri yang padat modal.
5.    Tahap konsumsi massa tinggi (age of high mass consumption stage) memiliki ciri sebagai berikut.
a. Semakin meningkatnya pendapatan masyarakat, sehingga mampu memenuhi kebutuhan hingga pada       tingkat pemenuhan kebutuhan sekunder bahkan tersier.
b. Perkembangan industri mencapai tahap tertinggi dengan kemampuan sumber daya manusia yang     sudah mencapai taraf ahli.