Kls X
1. Lapisan kerak bumi di dominasi oleh..
2. Batu breksi,konglomerat dan batu pasir
3. Penyebab gempa
4. Pergeseran lempeng tektonik
5. Proses pembentukan gunung
6. Akibat tenaga endogen
7. Gerak turun suatu daratan
8. Aktivitas vulkanisme
9. Patahan
10. Magma yg kluar dr lubang memanjang
11. Letusan gunung api
12. Bentuk gunung api kelud
13. Pasca vulkanik
14. Jenis gempa
15. Perbedaan suhu
16. Akibat erosi
17. Tanah dr tumbuhan yg membusuk
18. Faktor yg mempengaruhi kondisi tanah
19. Menanam lahan dg garis kontur
20. Pemulihan lahan kritis
21. Fungsi ozon
22. Pengaruh atmosfer
23. Hujan yg terjadi di pegunungan
24. Proses penguapan
25. Proses pelepasan uap air dr tumbuhan
26. Macam2 sungai
27. Arah aliran sungai
28. Pola aliran sungai
29. Danau di daerah kapur
30. Meander sungai
31. Lapisan atmosfer yg berfungsi memantulkan gelombang
32. Angin di daerah ekuator
33. Angin yg bertiup di bln april-oktober
34. Faktor yg mempengaruhi kecepatan angin
35. Perbandingan uap air dlm setiap unit udara
36. Macam patahan
37. Pengaruh vulkanisme
38. Gejala pasca vulkanik
39. Usaha menjaga lesuburan tanah
40. Lahan potensial dan lahan kritis
Kls XI
1. Yg mempengaruhi lingk hidup
2. Undang-undang RI no 4 th 1982
3. Metode membajak lahan
4. AMDAL
5. Gas yg memecah ozon
6. Manfaat SDA hayati
7. Teori antroposentris
8. Penanaman lahan sesuai garis kontur
9. Unsur lingkungan
10. Prinsip pembangunan berkelanjutan
11. Masuknya limbah hasil keg manusia...
12. Pembangunan yg bertumpuh pd sektor pertanian
13. Kualitas air secara kimiawi
14. Lingkungan hidup
15. Limbah
16. Crop rotation
17. Lapisan kejidupan
18. Hutan musim
19. Penyebaran hewan
20. Cara menanggulangi pertumb penduduk
21. Dependency ratio
22. Sensus
23. Sawah lunto dan ombilin pengjasil
24. Zona laut
25. Lingkungan biotik
26. Upaya melaksanakan pembamgunan
27. Tujuan pengelolaan lingkungan
28. Hutan hujan tropis
29. Anugrah kalpataru
30. Akibat pembuangan sampah
31. Kaidah2 lingkungan
32. Larangan penggunaan freon
33. Prinsip pembangunan berkelanjutan
34. Prinsip dlm pemanfaatan SDA
35. Menjegah terjadinya erosi di daerah miring
36. Masalah negara berkembang
37. Kerusakan hutan
38. Pengaruh ozon
39.yg harus di perhatikan dlm pelaksanaan pembangunan
40. Sasaran dalam pembamgunan lingkungan
Minggu, 25 Mei 2014
Minggu, 30 Maret 2014
PERLAHAN
Perlahan langkahnya menghilang..
Perlahan pula namanya menjadi asing ku dengar..
Gambaran kebahagiaan yang sempat terceritakan pun menjadi sebuah kekonyolan yang aku sendiri sering tertawa karnanya..
Perlahan mulai jelas..
Siapa aku?? Siapa dia??
Bila dulu perbedaan terasa ingin disamakan..
Bila dulu kekurangan terasa ingin dilebihkan..
Lalu kini tlah jelas..
Tak ada yang bisa lebih indah dari sesudah ini..
Menjauh mungkin jalan terbaik..
Menyudahi penantian juga adalah hal yang wajar..
Karna tlah sekian lama menunggu..
Harus terkecewakan dengan kata belum bisa melupakan..
Lalu Apalagi yang perlu dibahas..?
Telah jelas kini siapa aku siapa dia..
Semuanya sama saja..
Bila pembelaannya adalah benar..
Bila alasannya adalah tepat..
Akukah yang salah itu..?
Aku sedang mencari-cari yang terbaik..
Bukan maksud mengacuhkan segala pandangan..
Aku tidak mau terlalu kecewa..
Mengharapkan yang semu itu..
sekejam aku mematahkannya..
Karna hati yang kuat yang ingin kumiliki. Bila kini perlahan ceritanya mulai sirna..
Bila kini perlahan mimpi akan hilang
Bila kini perlahan segala semangat ikut memudar..
Mungkin memang benar..
Semua ini hanya sebatas mimpi..
Maka cukup sudah berlalu..
Anggaplah semua sama saja..
dimasaku yang lalu pun begini..
Menutupi kisah dengan harap yang sia-sia..
Adakalanya mimpi yang indah harus terbenam disana..
Perlahan pula namanya menjadi asing ku dengar..
Gambaran kebahagiaan yang sempat terceritakan pun menjadi sebuah kekonyolan yang aku sendiri sering tertawa karnanya..
Perlahan mulai jelas..
Siapa aku?? Siapa dia??
Bila dulu perbedaan terasa ingin disamakan..
Bila dulu kekurangan terasa ingin dilebihkan..
Lalu kini tlah jelas..
Tak ada yang bisa lebih indah dari sesudah ini..
Menjauh mungkin jalan terbaik..
Menyudahi penantian juga adalah hal yang wajar..
Karna tlah sekian lama menunggu..
Harus terkecewakan dengan kata belum bisa melupakan..
Lalu Apalagi yang perlu dibahas..?
Telah jelas kini siapa aku siapa dia..
Semuanya sama saja..
Bila pembelaannya adalah benar..
Bila alasannya adalah tepat..
Akukah yang salah itu..?
Aku sedang mencari-cari yang terbaik..
Bukan maksud mengacuhkan segala pandangan..
Aku tidak mau terlalu kecewa..
Mengharapkan yang semu itu..
sekejam aku mematahkannya..
Karna hati yang kuat yang ingin kumiliki. Bila kini perlahan ceritanya mulai sirna..
Bila kini perlahan mimpi akan hilang
Bila kini perlahan segala semangat ikut memudar..
Mungkin memang benar..
Semua ini hanya sebatas mimpi..
Maka cukup sudah berlalu..
Anggaplah semua sama saja..
dimasaku yang lalu pun begini..
Menutupi kisah dengan harap yang sia-sia..
Adakalanya mimpi yang indah harus terbenam disana..
Dear
Dear..
Berapa lama aku bisa bertahan..
Sejauh ini kupaksakan untuk menahankannya..
Memilih diam dan terus lakukan apa yang menjadi kebiasaan..
Aku berusaha terus menjadi apa yang diharapkan..
Berpura-pura menikmati kebahagiaan ini..
Berpura-pura menyamankan keadaan ini..
Aku tak tau pasti selama apa aku menyanggupi ini..
rasanya ingin menukar jiwa ini kepada siapa saja..
Rasanya ingin menukar pemikiran ini kepada siapa saja..
Rasa hilang arah menghantui setiap jejak-jejak yang ku buat..
Rasa jenuh menjadi ciri khas yang biasa terbaca..
Aku tidak mengerti..
Sampai kapan aku bisa...
Tuhan tau tanpa harus kuberi tau..
Tuhan pahami tanpa harus kuminta..
Tuhan pasti mendengar setiap ocehan dalam hatiku...
Tuhan pasti memaklumi setiap bisikan keluhanku..
Seandainya ini mudah terkatakan..
Tanpa harus kupersulit ini dengan kata-kata yang aku sendiri tak bisa memahaminya..
Seandainya ini mudah kulakukan..
Tanpa harus kubebankan pikiranku dengan apa yang aku sendiri tak bisa mengartikan maksudnya..
Aku tak tau..
Seberapa lama waktu bertahan membiarkan aku berpura-pura tahan dengan ini..
Adakah kalimat yang bisa menenangkanku..
Kegelisahan.. Rasa sakit..
Apa arti ini??
Tuhan pasti tau maksud semua ini..
Pasti ada jalan yang terbaik yang tlah dpersiapkan untukku..
Aku hanya perlu menunggu..
Bukankah begitu??
Jiwa mana yang bisa kutukari dengan jiwaku ini??
Seandainya bisa memilih tanpa harus diributkan lagi..
Aku mau memilih sendiri..
Jauh dari siapa pun yang memberatkan langkahku..
Adakah tempat
Yang bisa mengindahkan pikiranku..
Yang bisa mengisi setiap kekosongan yang terpancar dari tatapanku..
Aku merasa perlu..
Aku merasa butuh..
Seandainya bisa..
Berapa lama aku bisa bertahan..
Sejauh ini kupaksakan untuk menahankannya..
Memilih diam dan terus lakukan apa yang menjadi kebiasaan..
Aku berusaha terus menjadi apa yang diharapkan..
Berpura-pura menikmati kebahagiaan ini..
Berpura-pura menyamankan keadaan ini..
Aku tak tau pasti selama apa aku menyanggupi ini..
rasanya ingin menukar jiwa ini kepada siapa saja..
Rasanya ingin menukar pemikiran ini kepada siapa saja..
Rasa hilang arah menghantui setiap jejak-jejak yang ku buat..
Rasa jenuh menjadi ciri khas yang biasa terbaca..
Aku tidak mengerti..
Sampai kapan aku bisa...
Tuhan tau tanpa harus kuberi tau..
Tuhan pahami tanpa harus kuminta..
Tuhan pasti mendengar setiap ocehan dalam hatiku...
Tuhan pasti memaklumi setiap bisikan keluhanku..
Seandainya ini mudah terkatakan..
Tanpa harus kupersulit ini dengan kata-kata yang aku sendiri tak bisa memahaminya..
Seandainya ini mudah kulakukan..
Tanpa harus kubebankan pikiranku dengan apa yang aku sendiri tak bisa mengartikan maksudnya..
Aku tak tau..
Seberapa lama waktu bertahan membiarkan aku berpura-pura tahan dengan ini..
Adakah kalimat yang bisa menenangkanku..
Kegelisahan.. Rasa sakit..
Apa arti ini??
Tuhan pasti tau maksud semua ini..
Pasti ada jalan yang terbaik yang tlah dpersiapkan untukku..
Aku hanya perlu menunggu..
Bukankah begitu??
Jiwa mana yang bisa kutukari dengan jiwaku ini??
Seandainya bisa memilih tanpa harus diributkan lagi..
Aku mau memilih sendiri..
Jauh dari siapa pun yang memberatkan langkahku..
Adakah tempat
Yang bisa mengindahkan pikiranku..
Yang bisa mengisi setiap kekosongan yang terpancar dari tatapanku..
Aku merasa perlu..
Aku merasa butuh..
Seandainya bisa..
PUISI ku
Kini, hatiku tergores kesedihan
Ketika terucap salam perpisahan
Walau air mataku tak berlinang
Bukan berarti suatu kerelaan
Saat-saat langkah terayun
Jarak kita-pun semakin membentang
Akankah semuanya jadi terkenang
Bahkan mungkin terkubur oleh waktu dan keadaan
dalam hatiku ini...
Akan tetap membekas suatu kenangan
Kau sungguh baik, supel dan komunikatif
Siapapun mengenalmu pasti akan merindu
Namun untukku, janganlah kau biarkan
Aku terkulai lemas dalam kehampaan
Karena rasa yang tidak kau harapkan
Ketika terucap salam perpisahan
Walau air mataku tak berlinang
Bukan berarti suatu kerelaan
Saat-saat langkah terayun
Jarak kita-pun semakin membentang
Akankah semuanya jadi terkenang
Bahkan mungkin terkubur oleh waktu dan keadaan
dalam hatiku ini...
Akan tetap membekas suatu kenangan
Kau sungguh baik, supel dan komunikatif
Siapapun mengenalmu pasti akan merindu
Namun untukku, janganlah kau biarkan
Aku terkulai lemas dalam kehampaan
Karena rasa yang tidak kau harapkan
waktu telah mengantarkan kita pada satu titik pemahaman bahwa di dunia ini tak ada yg abadi Kini saatnya kita harus berjalan sendiri Melangkah mengikuti takdir yang telah tergariskan Dalam ruang dan waktu yang berbeda Ketika kebersamaan menjadi langka Ketika canda tawa begitu berharga semoga waktu tak membuat kita lupa Bahwa kita pernah ada Pernah punya cerita Sahabat, abadilah tercipta lebih dari cinta
Selasa, 25 Februari 2014
Senin, 17 Februari 2014
Resep Putu Ayu Ketan Hitam
Bahan
Putu Ayu Ketan Hitam :
- 3 butir telur
- 100 gram gula pasir
- 25 gram tepung beras
- 75 gram tepung ketan hitam
- 100 gram tepung terigu protein sedang
- 50 ml air
- 50 gram santan kental instan
- ¼ sendok teh garam
Bahan
Alas Putu Ayu Ketan Hitam :
- 100 gram kelapa parut
- 1/8 sendok teh garam
- Aduk rata bahan alas.
- Tata kelapa parut di dasar cetakan putu ayu yang sudah dioles tipis minyak. Tekan- tekan sedikit supaya agak padat.
- Kocok telur dan gula pasir sampai mengembang.
- Masukkan tepung beras, tepung ketan hitam dan tepung terigu sambil diayak bergantian dengan santan instan, dan garam sambil dikocok rata.
- Tuang ke dalam cetakan yang beralas kelapa.
- Kukus selama 15 menit di atas api sedang sampai matang.
Langganan:
Postingan (Atom)
